Jumat, 21 Februari 2014

Catatan Sang Penghayal

Anomali Kehidupanku,
     Aku hanyalah seorang anak yang mencoba untuk terus berada di jalur bekerja keras untuk menggapai apa yang menjadi mimpi dan aku cita-citakan. "Bekerja Keras" adalah kata yang paling aku benci sejak aku kecil, sehingga kebencianku terhadap kata itu menggambarkan betapa malasnya aku. Malas dalam keseharianku bukan berarti malas untuk peduli dengan diriku dan lingkunganku, tetapi rasa malas yang ada pada diriku adalah malas untuk mengembangkan potensi diriku untuk menggapai apa yang menjadi mimpi dan cita-citaku.
     Namun kehidupanku berubah pada pertengahan tahun 2011 ketika seseorang yang aku sayangi, aku cintai, aku banggakan sekaligus sosok atau figur panutanku menghilang meninggalkanku. Hilang dan akan kembali itu harapanku, tetapi kenyataannya hilang meninggalkanku di dunia ini untuk selamanya. Sungguh perasaanku hancur lebur, namun aku mencoba untuk tegar seperti apa yang beliau pesankan kepadaku "Jadilah seorang laki-laki yang tegar dalam kondisi sesulit apapun".
         Akhir tahun 2012 menjadi puncak mengawali cintaku pada kata "Bekerja Keras". Disaat kedua kalinya aku kembali kehilangan seseorang yang aku sayangi, aku cintai, aku banggakan sekaligus sosok atau figur panutanku pergi meninggalkanku di dunia ini untuk selamanya. Aku sadar saat itu juga bahwa aku sudah tidak mempunyai lagi seseorang yang menjadi tempatku berpegang. Terlalu dini semua ini terjadi menimpa kehidupanku bahwa diusiaku yang masih remaja menuju dewasa ini harus berjuang sendiri menentukan nasib kehidupanku dimasa mendatang tanpa ada 2 orang yang menuntun, mengarahkan, membimbing ketika aku salah jalan dan patah arang. Dan mulai detik itu hingga saat ini, besok dan selamanya aku akan tetap berusaha berada pada jalur "Bekerja Keras" karena aku sadar diri bahwa kehidupanku saat ini dan kehidupanku dimasa mendatang yang menentukan adalah diriku sendiri dengan usaha kerja kerasku sendiri.
"Berbahagialah Kalian Yang Masih Memiliki 2 Orang Yang Menjadi Tempatmu Berpegang",