TUGAS
SISTEMATIKA
PEMBELAJARAN PENJAS BAGIAN PENDAHULUAN
Diajukan
Kepada Dosen Mata Kuliah Teknologi Pembelajaran Penjas
Universitas
Negeri Yogyakarta
untuk Memenuhi
Sebagian Persyaratan
Mata Kuliah
Teknologi Pembelajaran Penjas
Oleh
:
SATRIA
TANGGUH H.
12601244067
PJKR D
PENDIDIKAN
JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI
FAKULTAS
ILMU KEOLAHRAGAAN
UNIVERSITAS
NEGERI YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2014
RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan : SMP N/MTs
Kelas/Semester : IX/1 (Ganjil)
Mata
Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Materi Pokok : Permainan Softball
Waktu : 1 x 40 menit
A.
Kompetensi Inti
:
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianut.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong) santun, percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan
pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan
prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar :
1.1 Menghayati
dan mengamalkan nilai-nilai agama yang dianut dalam melakukan aktivitas jasmani,
permainan, dan olahraga.
2.1 Berperilaku sportif dalam bermain.
2.6 Disiplin selama
melakukan berbagai aktivitas fisik.
3.3 Memahami konsep
keterampilan gerak dasar fundamental permainan bola kecil.
4.2 Mempraktikan teknik dasar
permainan bola kecil dengan menekankan gerak dasar fundamental.
C. Indikator
1.
Siswa
melakukan doa sebelum memulai dan mengakhiri pembelajaran penjasorkes.
2.
Siswa menunjukkan sikap sportif dalam bermain.
3.
Siswa menunjukkan sikap disiplin selama mengikuti pembelajaran penjasorkes.
4. Siswa dapat
menjelaskan teknik dasar melempar, menangkap dan memukul bola dalam permainan
softball dengan benar.
5. Siswa dapat
menggambarkan lapangan softball dengan benar.
6. Siswa mampu
mempraktikan teknik dasar melempar bola pada permainan softball dengan benar.
7. Siswa mampu
mempraktikan teknik dasar menangkap bola pada permainan softball dengan benar.
8. Siswa mampu
mempraktikan teknik dasar memukul bola pada permainan softball dengan benar.
D. Tujuan
Pembelajaran.
Setelah mengikuti
pembelajaran ini, diharapkan peserta didik dapat:
1. Membiasakan berdoa sebelum memulai dan mengakhiri
pembelajaran pebjasorkes menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
2. Menunjukkan sikap sportif selama pembelajaran.
3. Menunjukkan sikap disiplin selama mengikuti pembelajaran.
4. Menjelaskan teknik melempar, menangkap dan memukul bola
pada permainan softball dengan benar.
5. Melakukan teknik melempar pada permainan softball dengan
benar.
6. Melakukan teknik menangkap pada permainan softball dengan
benar.
7. Melakukan teknik memukul datar pada permainan softball
dengan benar.
E.
Materi Pembelajaran
Permainan softball:
·
Teknik melempar,
menangkap dan memukul dalam permainan softball.
·
Taktik memenangkan
bola dalam permainan softball.
F.
Kegiatan Pembelajaran
1.
Pendahuluan
a. Menyiapkan peserta didik.
Guru mengkondisikan peserta didik untuk berkumpul di area
lapangan tertentu. “Anak-anak semuanya berkumpul buat barisan (berbanjar atau bersaf)".
b. Membariskan peserta didik
Guru membariskan peserta didik menjadi bershaf atau
berbanjar (Menyesuaikan jumlah siswa dan luas tempat) dan aturan tinggi badan
yang tinggi berada dikanan dengan aba-aba “Siap grak – Setengah lengan lencang
kanan grak – tegak grak".
c. Berhitung dimulai dari barisan kanan paling depan.
Setelah membariskan siswa, guru memberikan aba-aba
“Berhitung!-Mulai!” guna untuk menghitung jumlah siswa yang mengikuti kegiatan
pembelajaran.
d. Berdo’a untuk mengawali kegiatan pembelajaran.
Guru memimpin do’a dengan kata-kata “Untuk mengawali
kegiatan pembelajaran pada pertemuan kali ini marilah kita berdo’a menurut
agama dan kepercayaan masing-masing, berdoa-mulai”
e. Salam untuk membuka kegiatan pembelajaran.
Guru mengucapkan salam dan menanyakan kondisi atau kabar
peserta didik untuk membuka kegiatan pembelajaran. “Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi/siang/sore? Bagaimana kabarnya?”
f. Presensi untuk mengetahui kehadiran siswa.
Guru melakukan presensi untuk mengetahui kehadiran siswa
dengan cara memanggil satu persatu dimulai dari urutan presensi nomer 1 sampai
dengan nomer terakhir, Siswa di istirahatkan di tempat “Istirahat di tempat
grak!”, “Saya presensi terlebih dahulu” setelah selesai kemudian guru
mengatakan “Apakah ada yang belum saya panggil?”
g. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan diajarkan.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
diajarkan, “Pada pertemuan hari ini kita akan melaksanakan kegiatan
pembelajaran dengan materi permainan softball diharapkan setelah melaksanakan
kegiatan pembelajaran ini nanti kalian dapat melakukan berbagai macam teknik
atau keterampilan yang ada di dalam permainan softball, diantaranya adalah
melempar, menangkap dan memukul bola dengan benar”.
h. Apersepsi
Guru menyampaikan apersepsi yaitu mengaitkan materi yang
sudah dirancang dengan materi yang pernah di dapatkan oleh peserta didik serta
memberikan motivasi sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran, “Materi
pembelajaran hari ini adalah permainan softball, apakah diantara peserta didik
di kelas ini sudah pernah bermain softball? Atau melihat tayangan pertandingan softball?
Jika ada nanti pengalaman yang pernah di dapatkan ketika bermain softball atau
menyaksikan pertandingan softball bisa diaplikasikan pada kegiatan pembelajaran
di hari ini. Dan bagi yang belum pernah atau sama sekali tidak tahu bagaimana
permainan softball, pada pembelajaran hari ini akan di sampaikan atau diajarkan
mengenai materi tentang permainan softball jadi mohon untuk semuanya mengikuti
kegiatan pembelajaran ini dengan sungguh-sungguh agar proses kegiatan
pembelajaran dapat berjalan dengan lancar.
i.
Pemanasan
Pemanasan 1. Melakukan
gerakan pemanasan dalam bentuk permainan, yang diberi nama permainan menjala
ikan, permainan ini dimainkan di area lapangan 20 x 20 meter. Dua orang menjadi
jala dan siswa lainnya menjadi ikan, pemain yang menjadi jala berusaha untuk
menangkap ikan jika siswa yang menjadi ikan tertangkap oleh siswa yang menjadi
jala maka siswa yang menjadi ikan bergabung menjadi pemain yang menjadi jala
dengan saling berpegangan tangan untuk berusaha menangkap siswa yang menjadi
ikan, diantara dua siswa yang menjadi jala tadi yang berhasil menangkap siswa
yang menjadi ikan paling banyak adalah pemenangnya. Permainan ini bertujuan
untuk meningkatkan suhu tubuh serta mempersiapkan kondisi tubuh peserta didik
untuk melaksanakan aktivitas fisik.
Pemanasan 2. Melakukan
gerakan pemanasan dalam bentuk permainan, yang diberinama permainan menangkap
ekor, permainan ini dimainkan dengan
tiga tim sesuai dengan barisannya masing-masing dan dilakukan dalam area
lapangan 15 x 15 meter. Masing-masing kelompok berbaris berbanjar dan saling
memegang bahu teman didepannya, siswa yang paling depan menjadi kepala dan
siswa yang paling belakang menjadi ekor. Siswa yang menjadi kepala berusaha
menangkap siswa yang menjadi ekor tim lawan. Diberi tiga kali percobaan dengan
tujuan untuk meningkatkan suhu tubuh serta mempersiapkan kondisi tubuh peserta
didik untuk melaksanakan aktivitas fisik.
